Omong Kosong

Sudah dua kali saya melihat berita hoax disiarkan di tv, yaitu pada acara On The Spot di Trans7.

Yang pertama adalah tentang misteri di dunia yang belum terpecahkan, salah satunya disebutkan sebagai “Fosil Jebal Barez”. Padahal berita ini adalah viral marketing dari sebuah game.

Yang kedua adalah berita tentang ditemukannya patung (artefak) berbentuk malaikat (angel) di bebatuan di bulan. Yang ini terindikasi hoax karena semua berita tentang “200,000 Year Old Statue Found On Moon” hanya ada 1. Kalau memang berita itu benar, biasanya ada beberapa berita (artikel) tentang hal yang sama dari sudut pandang yang berbeda (beda wartawan pasti beda penulisan), sedangkan berita ini hanya 1 dan penyebarannya kemungkinkan besar copy-paste dan atau terjemahan. Indikasi hoax-nya sangat terasa.

Untuk yang kedua juga sudah pernah saya cari dengan kata kunci yang berbeda, yaitu dengan nama geologist yang mengungkapkan berita itu “Dr. Morris Charles”, dan nama itu hanya ada di 1 berita itu. Yg dari NASA ada yg namanya “Charles Morris”, tapi dia kerjanya di Jet Propulsion Laboratory, jadi sudah pasti bukan geolog.

Berita yang beredar di Internet tidak selalu benar, mohon yang seperti ini dicari dari berbagai sumber yang berbeda sebelum dipublikasikan.

Posting pertama di 2014. Kemarin, tahun berganti, sebentar lagi Presiden RI juga ganti. Yang jadi bakal calon Presiden sudah banyak. Ada yang citranya buruk jadi jauh-jauh hari sudah diumumkan pencalonannya dan sering2 muncul di tv, berharap pada saatnya nanti citranya sudah jadi paling baik. Dalam bayangan saya ada satu bakal calon presiden yang bisa menyaingi kata-kata Bung Karno “Beri aku sepuluh pemuda, maka akan kugoncang dunia”. Dalam bayangan saya, dia bisa bilang begini: “Beri aku sepuluh wanita, maka akan kugoyang mereka”.

Di 2014 ada juga kejadian yang (bagi saya) mengejutkan. Mulai 1 Januari 2014 Negara bagian Colorado di Amerika Serikat memperbolehkan penjualan mariyuana untuk kepentingan non-medis (recreational marijuana). Katanya, ini berdasarkan pemungutan suara (referendum?) untuk menggunakan dan memiliki kanabis untuk tujuan non-medis bagi mereka yang berusia 21 tahun ke atas (sumber: detik.com).

Memang nilai2 yang berlaku di dunia ini makin lama makin bergeser. Mulai dari legalisasi pernikahan sesama jenis, legalisasi narkoba, dan entah perbuatan dosa apa lagi yang menyusul dilegalisasi nanti.